Ciri Sperma Yang Baik

Ciri Sperma Yang Baik  – Memiliki sperma yang cukup banyak saja ternyata bukan jaminan bagi seorang laki-laki bisa membuahi perempuan. Bahkan tak jarang sperma yang ada lemah, bahkan mandul. Beberapa faktor penyebab sperma yang lemah adalah stress, emosi yang tidak terkontrol, makanan yang tidak sehat, kurangnya hormon estrogen, penyakit diabetes, penyakit jantung, hingga lingkungan yang memungkinkan terpapar dengan zat-zat kimia yang membahayakan.

Ciri Sperma Yang Baik

Ciri Sperma Yang Baik

Ciri Sperma Yang Baik

Ciri Sperma yang baik memiliki kuantitas atau ukuran yang cukup, yakni 200 milimeter. Cairan sperma yang kental mengandung protein dan akan menggumpal (koagulasi) jika dibiarkan berada di udara terbuka selama 20-30 menit. Jika tetap cair hingga waktu terlalu lama, kemungkinana ada infeksi disaluran kencing.

Ciri Sperma Yang Baik  dengan Warna sperma yang sehat yakni kelabu pucat atau cenderung putih. Normalnya penis menyemburkan sperma sekitar 2-6 milimeter. Jika kurang dari angka tersebut, kemungkinan ada masalah dengan kesuburan atau bisa juga disebabkan oleh frekuensi ejakulasi yang terlalu sering (termasuk lewat masturbasi). Sperma yang sehat tidak berbau ekstrem, atau sama sekali tidak berbau. Namun bau sperma yang sehat berbau mirip dengan bunga akasia.

Cairan sperma dengan pH 7,2 hingga 8,0 merupakan kondisi ideal bagi sel sperma untuk mampu bertahan hidup bergerak dengan pergerakan paling optimal. Kondisi keasaman yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa membunuh sel sperma.

Selain menilai ciri sperma yang baik dari beberapa ciri fisik sperma diatas, namun ada cara lain yang diketahui bisa membantu melihat apakah seorang pria mempunyai sperma baik atau tidak berdasarkan ciri fisik tubuh :

  1. Suara yang berat
    Salah satu penelitian yang dilakukan mengemukakan, bahwa suara pria bisa menentukan kualitas sperma yang dimilikinya. Pria dengan suara yang berat cenderung mempunyai kualitas sperma yang tidak baik. Sedangkan pada pria yang mempunyai suara cempereng biasanya mempunyai kualitas sperma yang lebih baik lagi. Dan kecenderungan ini biasanya dipengaruhi oleh produksi dari hormon seksual yang lainnya misalnya adalah hormon testosteron. Karena suara berat biasanya akan menunjukkan suatu produksi dari hormon seksual yang terjadi engan berlebihan, dan dalam kuantitas tertentu malah mengakibatkan proses terjadinya pembentukan pada sel-sel sperma di bagian jaringan testis.
  2. Jari telunjuk yang pendek
    Riwayat dari hormonal saat sedang berada di dalam kandungan biasanya akan sangat mempengaruhi ukuran dari jari seseorang. Makin banyak terkena paparan hormon testosteron di dalam kandungan, maka hal ini akan membuat jari telunjuk semakin pendek dibandingkan dengan ukuran jari manis. Dan selain itu juga paparan dari hormon testosteron yang sangat tinggi pada masa di dalam kandungan akan memmpengaruhi beberapa hal yang ada di dalam kehidupan seksual seseorang disaat akan sedang tumbuh dewasa. Selain bisa membuat resiko terjadinya penyakit kanker prostat semakin naik, kondisi hal ini juga akan menyebabkan terjadinya produksi dari spemra di dalam testis menjadi semakin berkurang.
  3. Warna kuku yang kemerahan
    Di dalam kondisi yang normal, biasanya kuku mempunyai warna yang rata pada semua bagian dan juga pada tekstur yang halis. Jika warna dari kuku mempunyai bercak berwarna kemerahan, maka bisa jadi hal ini menandakan adanya suatu kondisi dari penyakit sejenis kolagen vaskular misalnya gangguan penyakit lupus yang akan sangat membuat produksi sperma pada pria menjadi semakin terpengaruh.
  4. Daun telinga yang berkeriput
    Menurut salah satu penelitian yang dilakukan, seseorang yang lebih beresiko mengalami penyakit jantung maka ia biasanya mempunyai keriput menyilang atau jga diagonal pada daun telinga mereka. Penyakit jantung dan juga gangguan pada pembuluh darah biasanya akan menyebabkan terjadinya penurunan pada kualitas sperma yang diproduksi oleh pria.
  5. Susah mengenali bau
    Indra penciuman yang mengalami penurunan fungsi sampai 50 persen merupakan salah satu gejala yang menyertai terjadinya penyakit parkinson. Dan salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa berbagai fungsi dari reproduksi pria biasanya akan semakin berkurang disaat seseorang menderita penyakit parkinson ini.
  6. Kepala yang botak
    Kerontokan rambut yang terjadi pada pria merupakan salah satu hal yang memang tidak bisa dihindari dari sebagian pria pada usia lanjut atau paruh baya. Namun di dalam keadaan tertentu, kerontokan yang terjadi pada semua bagian misalnya dibagian alis mata juga menunjukkan adanya suatu gangguan tiroid yang bisa mempengaruhi kualitas sperma seseorang.

Ciri sperma yang baik memang bukan hanya melihat berdasarkan ciri fisik tubuh seperti diatas. Jika Anda ingin mendapatkan dan meningkatkan kualitas sperma yang baik dan sperma sehat, maka lakukanlah cara pola hidup yang baik pula. Mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan sehat dan bernutrisi tinggi adalah salah satu syarat dalam mendapatkan sperma yang baik pula. Anda pastinya ingin mempunyai keturunan dan kesuburan yang baik pula. Oleh sebab itulah menerapkan pola hidup yang baik mengonsumsi jenis makanan yang bergizi tinggi, melakukan olahraga secara teratur, tidak merokok dan mengonsumsi alkohol merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Sedangkan untuk pria yang hobi menggunakan celana ketat, maka jangan terlalu sering menggunakan celana ketat dan jangan duduk terlalu lama karena bisa menaikkan suhu pada testis yang bisa mengganggu produksi sperma.

Ciri Sperma Yang Baik


=====================================


>>> Suplemen Herbal Menambah Jumlah Sperma dan Menambah Kualitas Sperma, KLIK DISINI!
=====================================
This entry was posted in Sperma Yang Baik and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *