Kualitas Sperma Yang Baik

Kualitas Sperma Yang Baik  – Hubungan seksual yang rutin tidak akan mengurangi jumlah produksi sperma anda, bahkan memiliki manfaat tersendiri yaitu akan meningkatkan kualitas sperma. Kualitas sperma yang baik biasanya dilihat dari bentuk dan struktur fisik sperma. Seseorang dikatakan memiliki sperma yang sehat jika sepertiga jumlah sperma yang dihasilkannya mempunyai bentuk dan struktur yang baik.

Kualitas Sperma yang Baik

Mendeteksi kesehatan sperma dan Kualitas Sperma Yang Baik  bisa dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap bau, warna, dan melihat komposisi dari sperma. Anda dapat memeriksa sperma anda sendiri tanpa harus memkai alat bantu untuk memastikan kesehatannya.

Kualitas Sperma Yang Baik

Kualitas Sperma Yang Baik

Bentuk sperma sehat dan Kualitas Sperma Yang Baik adalah yang memiliki kepala oval, serta ekor yang panjang dan lincah. Jika ekor bercabang, atau keriting, maka sperma tersebut tidak sehat dan sulit mencapai ovum. Motilitas atau pergerakan spermanya lincah. Seorang pria dikatakan subur jika jumlah sperma yang dihasilkan, lebih dari setenganya dapat bergerak lincah. Warnanya jika dilihat secara kasat mata adalah kelabu pucat. Beraroma khas (menyerupai bunga akasia). Jika berbau busuk, maka sperma tidak sehat.

Warna cairan Kualitas Sperma Yang Baik ditentukan oleh makanan dan minuman yang anda konsumsi. Sperma akan terasa pahit dan masam bila individu banyak makan daging merha, produk hewani, bawang, bawang putih, dan kopi. Sperma akan rerasa manis bila banyak memakan buah-buahan yang mengandung gula alami seperti keruk, pisang, apel. Dan sebagian besar isi sperma adalah prtein.

Warna sperma yang baik adalah putih keruh (opaque). Warna lain yang menunjukkan terdapatnya hal seriys yang mengganggu kesehatan sper. Sperma berwarna kuning menunjukkan adanya proses infeksi bakteri yang berlangsunhg di kelenjar prostat (vesikula seminalis). Sedangkan warna sperma merah atau cokelat tua menunjukkan adanya sel darah merah yang terdapat secara berlebihan di dalam sperma dengan berbagai kemungkinan, seperti infeksi bakteri yang berlangsung di kelenjar prostat (vesikula seminalis), petunjuk penyakit yang lebih serius (kanker prostat). Namun semuanya itu membutuhkan ketelitian dan evaluasi dari pemeriksaan seperti USG atau pemeriksaan penanda tumor prostat.

Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Hal yang sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi pria biasanya adalah ditentukan dari hormon reproduksi. Jika tubuh terjaga kesehatannya dengan baik dalam hal fisik dan psikis maka hal ini pastinya akan memproduksi hormon produksi yang lebih baik lagi. Selain itu juga lingkungan pekerjaan yang suhunya panas kmaka akan sangat mempengaruhi produksi dari kualitas sperma. Dan demikan juga dinilai dari saat posisi duduk yang terlalu lama. Pada beberapa penelitian yang dilakukan mengungkapkan jika pria yang bekerja dan juga duduk pada ruangan yang bersuhu tinggi, maka kualitas sperma lama kelamaan akan menurun. Hal ini artinya adalah bahwa jika memang Anda harus mengendarai sepeda motor dalam waktu yang lebih lama, maka sangat diusahakan dalam menjaga dan memelihara kondisi kesehatan tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur dan juga mengonsumsi jenis makanan dengan kandungan gizi dan nutrisi yang seimbang dan memelihara gaya hidup agar tetap dalam keadaan sehat.

Melakukan olahraga secara teratur akan membantu membuat sperma lebih aktif lagi. Menurut salah satu penelitian yang dilakukan, pria yang rutin melakukan olahraga akan mempunyai sperma yang baik. Olahraga yang dilakukan adalah olahraga ketahanan, misalnya adalah berenang, berlari yang bisa Anda lakukan paling tidak 2-4 kali dalam seminggu. Mempunyai sperma yang bisa berenang dengan baik dan lebih cepat menuju ke sel telur adalah impian semua pria. Salah satu riset yang dilakukan menunjukkan bahwa pria yang rutin melakukan olahraga biasanya akan membuat terjadinya rangsangan produksi pada hormon testosteron yang menjadi sangat dibutuhkan unutk bisa mendapatkan cairan mani dan juga sel sperma yang sehat. Namun olahraga yang dilakukan dengan berlebihan juga bisa memberikan pengaruh kurang baik pada kualitas sperma pria, melakukan olahraga secara teratur sebanyak 3-5 jam dalam seminggu yang terbagi ke dalam beberapa sesi kali latihan.

Selain itu juga hal yang harus diperhatikan adalah sebaiknya jangan melakukan hubungan seksual setiap hari. Karena walaupun Anda sedang menerapkan program ingin hamil, namun cara ini bukanlah cara yang baik. Daur hidup dari sperma yang terjadi setiap kurang lebih 24 jam dalam sekali. Jika melakukan hubungan seksual setiap hari, dan keesokan harinya sperma yang dikeluarkan menjadi kurang baik lagi kuantitas dan kualitasnya. Selain itu juga, melakukan hubungan seksual bertujuan untuk repriduksi sebaiknya dilakukan disaat istri sedang memasuki masa subur. Masa subur wanita adalah fase dimana sel telur yang akan dieluarkan dari ovarium sebagai salah satu produksi sel telurnya.

Selain itu juga, kualitas dari sperma biasanya sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan tubuh Anda. Bukan berdasarkan dari waktu saat melakukan hubungan seksual. Namun disaat melakukan hubungan seksual sangat menentukan mudah atau tidaknya terjadinya peningkatan gairah seksual bangkit. Pria yang biasanya mudah terangsang diatas pukul 14.00. jal ini disebabkan karena hormonrelaksasi pada pria yang muncul sangat tinggi. Dan begitu juga yang terjadi pada wanita. Namun hal ini menjadi sulit jika hubungan seksual yang dilakukan pada waktu jam 8 pagi- 10 pagi karena dari kadar hormon melatonin yang tinggi yang bisa menghambat terjadinya gairah seksual.

Kualitas Sperma Yang Baik


=====================================


>>> Suplemen Herbal Menambah Jumlah Sperma dan Menambah Kualitas Sperma, KLIK DISINI!
=====================================
This entry was posted in Sperma Yang Baik and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *