Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan

Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan – Sel sperma yang normal dan sehat merupakan faktor penentu terjadinya kehamilan. Dalam setiap ejakulasi terkadnung 100 juta sperma. Dari jumlah itu, hanya dibutuhkan satu sel sperma untuk membuahi sel telur. Pria yang hanya memiliki sperma kurang dari 20 juta sperma per milimeter air mani (semen), akan sulit melakukan pembuahan. Dibutuhkan jutaan sperma hika yang bisa membuahi hanya satu sel saja ini karena perjalanan dari vagina menuju tuba fallopi untuk beretemu sel telur sangatlah sulit.

Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan

Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan

Sperma yang Baik

Air yang mani yang dikeluarkan belum tentu ada bibitnya. Pancaran yang terlihat kencang dan banyak pun belum tentu mampu membuahi sel telur. Karena baik sperma maupun sel telur juga harus bermutu bagus agar terjadi hasil pembuahan yang baik pula.

Melalui uji klinis di laboratorium bisa diketahui bermutu atau tidaknya sperma. Secara alamiah, Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan untuk membuahi sel telur memang hanya dibutuhkan satu spermatozoa terbaik dari sekian juta yang dikeluarkan. Spermatozoa yang berkualitas baik dalam satu ejakulasi minimal 2 ml dengan jumlah kurang 40 juta. Selain mutunya baik, sperma harus berjumlah sekitar 60 persen dari total keseluruhan.

Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan biasanya berwarna putih atau abu-abu, kadang-kadang berwarna kekuningan. Jika air mani berwarnamerah muda atau merah itu artinya ada masalah serius yang harus ditanyakan ke dokter karena tandanya mengandung darah yang nantinya bisa didiagnosa dokter.

Istilah sperma kental atau sperma encer sebenarnya tidak dikenal dalam dunia kedokteran. Tampaknya, istilah itu muncul dari iklan tidak profesional di media massa. Sperma normal yang baru diejakulasikan mempunyai kekentalan yang kemudian mencair. Jadi jangan dianggap ada istilah sperma kental dan encer.

Analisa Sperma

Untuk mengetahui apakah sperma normal atau tidak, subur atau tidak, harus dilakukan pemeriksaan laboratorium. Tanpa pemeriksaan laboratorium tidak dapat ditentukan keadaan kesuburan pria. Tetapi pemeriksaan laboratorium tidak cukup hanya sekali.
Normalnya sperma akan menggumpal dalam waktu 20-30 menit jika dibiarkan di udara terbuka. Sperma yang terlalu encer butuh waktu lebih lama untuk mengumpal dan biasanya dipicu oleh jumlah sel sperma yang terlalu sedikit atau adanya infeksi di saluran kemih.

Masalah sperma yang baik untuk pembuahan merupakan sperma dengan keadaan sehat dan tidak mengalami masalah. Untuk mengetahuinya maka lakukan pemeriksaan ke dokter. Masalah ketidaksburan pada pria yang membuat susahnya dalam mendapatkan keturunan adalah salah satu kasus yang banyak terjadi pada pasangan suami sitri muda. Hal ini bisa diakibatkan karena pola hidup yang kurang baik. Infertilitas merupakan salah satu kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan pada pasangan suami istri dalam mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang dilakukan dengan teratur selama paling tidak 1-2 tahun. Dan selain itu juga para ahli mengungkapkan bahwa disaat pasangan suami istri mengalami masalah ketidaksuburan, maka dari sepertiganya diasebabkan oleh wanita, sepertiga disebabkan oleh pria dan sepertiganya lagi bisa disebabkan karena keduanya. Oleh karena itulah, baik pada wanita atau juga pada pria mereka harus bersedia dalam melakukan pemeriksaan mengenai masalah kesuburan.

Salah satu hal yang mempengaruhi kualitas sperma dan juga kesuburan pria adalah faktor gaya hidup dan akibat lingkungan hidup. Kedua dari faktor ini biasanya sangat berpengaruh akan fungsi reproduksi sperma, misalnya adalah akibat pola makan, obesitas serta polusi udara atau akibat paparan dari zat yang beracun. Selain itu juga konsumsi minuman alkohol yang terlalu sering dan akibat merokok adalah penyebab lainnya. Pekerjaan yang mengharuskan mereka duduk selama berjam-jam dan juga bersentuhan dengan tingkat radiasi yang tinggi, serta akibat kebiasaan dalam memangku laptop.

Dibawah ini beberapa faktor yang bisa mempengaruhi penurunan kualitas sperma pada pria dan juga kesuburan pria :

  1. Faktor genetik
  2. Faktor usia
  3. Gangguan pada hormon
  4. Kelainan pada organ reproduksi
  5. Penyakit infeksi serta akibat penyakit lainnya

Hal yang dilakukan untuk pemeriksaan sperma adalah dengan melakukan analisa sperma. Kehamilan bisa terjadi karena adanya proses pertemuan antara sel telur dan juga sperma. Oleh sebab itulah, pemeriksaan yang dilakukan pada sperma adalah salah satu bagian yang paling utama yang memang harus dijalankan. Disaat melakukan analisa sperma, ada tiga hal yang memang harus diperiksa untuk bisa melakukan evaluasi kesuburan pria yakni adalah dengan pemeriksaan jumlah sperma, kualitas dari gerakan dan juga dari bentuk sperma. Disaat sedang melakukan analisa sperma maka sangat dibutuhkan suatu kesiapan yang khusus sebelumnya, dan tidak boleh mengalami ejakulasi, entah dalam hal aktivitas seksual, masturbasi atau juga dalam hal pengeluaran sperma disaat sedang bermimpi selama paling tidak 2-7 hari sebelum melakukan pemeriksaan. Hal ini merupakan salah satu kewajiban yang memang harus dipatuhi karena akan sangat mempengaruhi kuantitas atau kualitas sperma yang baik.

Pemeriksaan lainnya adalah dengan pemeriksaan urin secara lengkap setelah ejakulasi terjadi untuk bisa menunjang suatu dugaan mengenai retrogade ejaculation, yaknia dalah suatu keadaan dimana kelainan yang terjadi pada saluran tempat sperma keluar yang pada akhirnya bisa mengakibatkan sperma menjadi tidak keluar sebagaimana harunya, melainkan masuk dan juga keluar lewat saluran kemih.

Sperma Yang Baik Untuk Pembuahan


=====================================


>>> Suplemen Herbal Menambah Jumlah Sperma dan Menambah Kualitas Sperma, KLIK DISINI!
=====================================
This entry was posted in Sperma Yang Baik and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *