Sperma Yang Baik

┬áSperma diproduksi ketika mulai memasuki masa pubertas sampai seumur hidupnya. Pria mulai memproduksi sperma umumnya pada usia 15 tahun atau mulai mengalami mimpi basah atau keluar air mani. Umumnya pria mampu memproduksi sperma ratusan juta sperma setiap harinya atau sekitar 20 – 40 juta sel sperma.

Sperma diproduksi di dalam testis, kemudian sperma menjuju bagian testis yang disebut dengan Epididymis yakni tempat untuk menyimpan sperma untuk mendapatkan nutrisi yang diperlukan sperma agar menjadi sperma yang matang dan siap untuk dikeluarkan. Kemudian sperma akan bergerak melalui dari masing-masing testis hingga ke belakang kandung kemih yang kemudian bergabung bersama dengan seminal vesicle yang berfungsi untuk mengeluarkan air mani. Kemudian sperma dialirkan kembali melaui ejaculatory ducts yang terdapat di dalam kelenjar prostat, yang kemudian menghubunugkan dengan saluran uretra yang akan mengeluarkan sperma atau air mani ketika terjadi ejakulasi atau rangsangan seksual.

Produksi sperma membutuhkan waktu 2 bulan pada saat awal siklus produksi sperma, namun apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada siklus awal produksi sperma akan berdampak pada hasil akhir di sperma dewasa yang dapat menimbulkan masalah kesuburan meskipun telah melakukan pemeriksaan tidak terdapat tanda-tanda gangguan kesuburan sperma pada pria.

Seorang dokter spesialis akan mengambil contoh 3 sperma yang diambil di waktu yang berbeda untuk memeriksa tingkat kesuburan sperma dari hasil ejakulasi serta dapat mempengaruhi fungsi dan pergerakan sperma. Pengambilan contoh dari sperma yang diambil di waktu yang berbeda guna untuk menghitung beberapa variabel seperti suhu dan juga mencegah dari kesalahan pemeriksaan. Berikut ada 6 faktor yang dapat mempengaruhi hasil dari pemeriksaan tingkat kesuburan sperma :

1. Konsentrasi sperma (sperma/milliliter atau cc)

2. Morfologi sperma (pemeriksaan bentuk sperma dimana bentuk yang normal identik dengan sperma yang sehat)

3. Pergerakan sperma (mobilitas, dihitung pergerakannya dengan %)

4. Tes cairan mani (dilihat dari kekentalan & warnanya)

5. Jumlah sperma yang bergerak

6. Volume cairan (jumlah air mani saat ejakulasi)

Pemeriksaan sperma yang baik juga dilakukan melalui Hasil Pemeriksaan Sperma yang normal menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia yang juga memiliki pedoman dalam menganilisis sperma yang baik dan normal, sebagai berikut :

1. Volume total cairan lebih dari 2 ml

2. Konsentrasi sperma paling sedikit 20 juta sperma/ml

3. Morfologinya paling sedikit 15% berbentuk normal

4. Pergerakan sperma lebih dari 50% bergerak kedepan, atau 25% bergerak secara acak kurang dari 1 jam setelah ejakulasi

5. Adanya sel darah putih kurang dari 1 juta/ml

6. Analisa lebih lanjut (tes reaksi antiglobulin menunjukkan partikel ikutan yang ada kurang dari 10 % dari jumlah sperma)


=====================================

>>> Suplemen Herbal Menambah Jumlah Sperma dan Menambah Kualitas Sperma, KLIK DISINI!
=====================================
This entry was posted in Sperma Yang Baik and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>